Teks Tafsiran/Catatan Daftar Ayat
 
Hasil pencarian 1 - 1 dari 1 ayat untuk ranjang (0.001 detik)
Urutkan berdasar: Relevansi | Kitab
  Boks Temuan
(1.00) (Mzm 102:1) (sh: Pengharapan saat sakit (Minggu, 16 Oktober 2005))
Pengharapan saat sakit

Mazmur ini mengajarkan kita bagaimana bersikap dalam menghadapi penderitaan. Setelah dimulai dengan doa permohonan awal (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">2-3), mazmur ini bisa dibagi menjadi tiga bagian, yaitu keluhan (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">4-12), pengharapan (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">13-23), dan permohonan (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">24-29).

Adalah wajar seseorang mengeluh saat ia sedang menderita. Sakit yang berkepanjangan sering membuat orang putus asa dan merasa ditinggalkan Tuhan. Perhatikan keluhan pemazmur di ayat ranjang" vsf="TB" ver="">4-5,10-12, ia merasa hari-harinya terbaring di atas ranjang itu berlalu dalam kesakitan, tertekan, tanpa nafsu makan, remuk redam, dan tanpa daya sama sekali. Tuhan serasa jauh dan itulah yang juga diolok-olokkan oleh para musuh ketika mereka memakai namanya sebagai lambang orang yang dikutuk Allah (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">9).

Berbeda dari banyak mazmur ratapan yang biasanya melanjutkan keluhan dengan uraian tindakan Allah pada masa lampau sebagai dasar untuk berharap, di sini pemazmur langsung mengarahkan doanya kepada masa depan, kepada apa yang Allah akan perbuat. Pemazmur melihat ke depan kepada hal yang lebih luas daripada sekadar penyakitnya. Ia melihat Allah yang akan bertindak dalam sejarah umat-Nya untuk memulihkan mereka (Sion, Yerusalem) pada keadaan sebelum pembuangan (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">14,17,22) bahkan jauh melampauinya (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">23).

Akhirnya, pemazmur yang meyakini Allah yang berdaulat dan tidak berubah kasih setia-Nya (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">26-28), memohon agar pemulihan yang akan dialami Sion juga dialami dirinya. Dengan demikian hidupnya tidak akan tersia-siakan (ayat ranjang" vsf="TB" ver="">24-25).

Orang Kristen mampu bertahan menghadapi penderitaan hidup ataupun sakit yang berat karena keyakinannya akan kasih setia Tuhan yang tidak pernah berkurang sedikit pun atas dirinya. Ia bisa mengeluh karena derita yang tak tertahankan, tetapi ia tidak akan menyangkal Tuhannya.

Responsku: ---------------------------------------------------------------- ----------------------------------------------------------------



TIP #11: Klik ikon untuk membuka halaman ramah cetak. [SEMUA]
dibuat dalam 0.04 detik
dipersembahkan oleh YLSA