
Teks -- Ibrani 1:4 (TB)





Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus



kecilkan semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)
Full Life -> Ibr 1:4
Full Life: Ibr 1:4 - JAUH LEBIH TINGGI DARI PADA MALAIKAT-MALAIKAT.
Nas : Ibr 1:4
Sebagaimana halnya Yesus lebih tinggi daripada nabi-nabi karena Dia
adalah Putra Allah, demikian pula Dia lebih tinggi daripada para ...
Nas : Ibr 1:4
Sebagaimana halnya Yesus lebih tinggi daripada nabi-nabi karena Dia adalah Putra Allah, demikian pula Dia lebih tinggi daripada para malaikat karena alasan yang sama (ayat Ibr 1:4-14). Malaikat telah memainkan peranan penting dalam penyampaian perjanjian yang lama (Ul 33:2; Kis 7:53; Gal 3:19). Penulis surat ini, ketika menulis kepada orang-orang percaya Ibrani, menekankan keunggulan Kristus atas para malaikat dengan mengutip dari PL. Untuk lebih banyak keterangan tentang malaikat,
lihat art. PARA MALAIKAT DAN MALAIKAT TUHAN.
Ende -> Ibr 1:4
Ende: Ibr 1:4 - Nama jang diwarisiNja. Gelaran "Tuhan" dan djuga "Imam Agung Abadi" diwarisi
Kristus sebagai manusia pada ketika Ia dimuliakan: sedjak Ia "duduk disebelah
kanan Allah".
Gelaran "Tuhan" dan djuga "Imam Agung Abadi" diwarisi Kristus sebagai manusia pada ketika Ia dimuliakan: sedjak Ia "duduk disebelah kanan Allah".
Ref. Silang FULL -> Ibr 1:4
· nama mereka: Ef 1:21; Fili 2:9,10; Ibr 8:6

kecilkan semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per Ayat)
Hagelberg: Ibr 1:4 - -- 1:4 Jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat...
Kalau di atas Dia dibandingkan dengan para nabi, di dalam nats ini Dia dibandingkan dengan para ...
1:4 Jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat...
Kalau di atas Dia dibandingkan dengan para nabi, di dalam nats ini Dia dibandingkan dengan para malaikat.
Surat Galatia 3:19 mengatakan bahwa "hukum Taurat... disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara." Jadi Perjanjian Lama itu adalah penyataan yang disampaikan melalui malaikat, sedangkan kita sudah membaca dalam 1:2 bahwa sekarang melalui AnakNya sendiri Allah sudah berbicara kepada kita.
...seperti nama yang diwariskan kepadaNya jauh lebih indah...
Hal warisanNya dikemukakan lagi di sini, karena dalam bahasa aslinya nama yang indah itu "diwarisi" (klhronomew/kleronomeo) oleh Tuhan Yesus. Jadi pendahuluan ini diawali dan diakhiri dengan hal warisanNya yang sangat besar dan indah.
Di dalam pendahuluan ini Tuhan Yesus dikontraskan dengan para nabi dan para malaikat. Kontras yang kedua itu dikembangkan di dalam ayat-ayat yang berikut.
Inti dari 1:1-4 adalah bahwa Anak Allah, yang akan memiliki segala sesuatu, yang menyatakan diri Allah, dan yang menebus dosa kita, adalah saluran penyataan yang utama, yang mengatasi segala nabi dan malaikat.

Hagelberg: Ibr 1:1-4 - -- I. Pendahuluan (1:1-4)
Pendahuluan surat ini sangat indah pengalimatannya. Istilah-istilah yang dipakai sangat tinggi dan halus, dan para pembacanya...
I. Pendahuluan (1:1-4)
Pendahuluan surat ini sangat indah pengalimatannya. Istilah-istilah yang dipakai sangat tinggi dan halus, dan para pembacanya langsung dihadapkan dengan kemuliaan Tuhan Yesus Kristus. Dalam bahasa aslinya, empat ayat ini merupakan satu kalimat yang menyatakan bahwa Anak Allah, yang akan memiliki segala sesuatu, yang menyatakan diri Allah, dan yang menebus dosa kita, adalah saluran penyataan yang utama, yang mengatasi segala nabi dan malaikat.
Pernyataan ini sangat praktis sebagai dasar penyembahan dan penginjilan; karena kalau kita memiliki wahyu Allah yang disalurkan melalui AnakNya sendiri, mana mungkin ada wahyu lain yang bisa menggantikannya? Dengan berkata bahwa Allah "telah berbicara kepada kita dengan perantaraan AnakNya," maka sudah jelas bahwa ajaran lain yang katanya mau "menyempurnakan" ajaran Kristen dengan wahyu mereka, tidak dapat dikatakan "menyempurnakan" tetapi harus dikatakan "bertentangan." Membaca nats ini, kita akan mengerti bahwa tidak ada tempat bagi istilah "wahyu terakhir dan terlengkap."
1:1-2a Allah telah berbicara kepada kita dengan perantaraan AnakNya...
Pada zaman Perjanjian Lama Allah berbicara dengan umatNya melalui perantaraan nabi-nabi, tetapi kini Dia berbicara melalui AnakNya sendiri, jadi penyataan yang baru ini, penyataan yang disampaikan melalui AnakNya sendiri, penyataan ini mengatasi penyataan yang lama. Kenyataan ini akan diterapkan bagi kita mulai pada pasal 2:2 berikutnya. Tentu saja, Surat Ibrani tidak disusun untuk menjadi bahan kuliah semata-mata, tetapi untuk mengubah dan meningkatkan kehidupan orang percaya.
Dengan kata "dalam pelbagai cara" (1:1) si penulis bermaksud untuk menyatakan bahwa dahulu Firman Allah disampaikan melalui mimpi, visi, beban nabi, sejarah yang ditulis, berita dari malaikat, dan sebagainya. Tetapi bagaimana jika semuanya itu dibandingkan dengan penyataan Tuhan Yesus, Firman Allah yang hidup, dan pelajaranNya? Memang semua saluran penyataan tersebut mulia, tetapi tidaklah sebanding dengan penyataan Allah sendiri yaitu Firman yang Hidup, Yesus Kristus, Tuhan kita. Bagi kita yang bukan orang Yahudi hal ini tidaklah sulit untuk diterima, tetapi bagi mereka yang dibesarkan di dalam agama Yahudi, barangkali sangat berkeberatan. Orang Yahudi dididik untuk sangat menghargai dan menghormati Taurat Musa, tetapi ayat ini berkata bahwa semua itu tidaklah sebanding dengan penyataan yang disampaikan melalui Tuhan Yesus.
Dalam 1:2b-3 tiga aspek dari kemuliaan Tuhan Yesus diuraikan.
1:2b ...AnakNya, yang telah Ia tetapkan sebagai pewaris dari segala yang ada...
Aspek yang pertama ini menunjukkan peranan Tuhan Yesus di masa depan. Bahwa Dia belum menerima "segala yang ada" jelas dari 2:8-9. Istilah "pewaris" di dalam bahasa aslinya adalah klhronomov/kleronomos. Memang seorang pewaris berhak menerima, maka LAI menterjemahkan istilah ini dengan kata "sebagai yang berhak menerima." Mazmur 2, yang akan dikutip dalam 1:5, ada di balik pernyataan ini. Hal warisan dan pewaris akan dikembangkan nanti di dalam surat ini, dan keterlibatan kita akan diuraikan.
1:2c Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
Aspek yang kedua ini menunjuk pada peranan Tuhan Yesus pada masa lalu, di mana Dia dipakai Allah untuk menciptakan segala sesuatu yang ada.

Hagelberg: Ibr 1:4 - -- 1:4 Jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat...
Kalau di atas Dia dibandingkan dengan para nabi, di dalam nats ini Dia dibandingkan dengan para ...
1:4 Jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat...
Kalau di atas Dia dibandingkan dengan para nabi, di dalam nats ini Dia dibandingkan dengan para malaikat.
Surat Galatia 3:19 mengatakan bahwa "hukum Taurat... disampaikan dengan perantaraan malaikat-malaikat ke dalam tangan seorang pengantara." Jadi Perjanjian Lama itu adalah penyataan yang disampaikan melalui malaikat, sedangkan kita sudah membaca dalam 1:2 bahwa sekarang melalui AnakNya sendiri Allah sudah berbicara kepada kita.
...seperti nama yang diwariskan kepadaNya jauh lebih indah...
Hal warisanNya dikemukakan lagi di sini, karena dalam bahasa aslinya nama yang indah itu "diwarisi" (klhronomew/kleronomeo) oleh Tuhan Yesus. Jadi pendahuluan ini diawali dan diakhiri dengan hal warisanNya yang sangat besar dan indah.
Di dalam pendahuluan ini Tuhan Yesus dikontraskan dengan para nabi dan para malaikat. Kontras yang kedua itu dikembangkan di dalam ayat-ayat yang berikut.
Inti dari 1:1-4 adalah bahwa Anak Allah, yang akan memiliki segala sesuatu, yang menyatakan diri Allah, dan yang menebus dosa kita, adalah saluran penyataan yang utama, yang mengatasi segala nabi dan malaikat.

buka semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry -> Ibr 1:4-14
SH: Ibr 1:1-4 - Allah berinisiatif (Kamis, 30 September 1999) Allah berinisiatif
Allah berinisiatif.
Upah perbuatan dosa manusia adalah putusnya hubungan dengan
...

SH: Ibr 1:1-4 - Penyataan Sempurna (Sabtu, 29 Juli 2017) Penyataan Sempurna
Penulis Ibrani mengawali suratnya dengan pernyataan, "Setelah pada zaman dahulu Allah berulang...

SH: Ibr 1:1-4 - Sambutlah Perdamaian dari Allah (Minggu, 18 Juni 2023) Sambutlah Perdamaian dari Allah
Pada bagian awal suratnya, sangat terasa bahwa penulis Surat Ibrani menekankan pe...
