
Teks -- Pengkhotbah 11:1-5 (TB)





Nama Orang, Nama Tempat, Topik/Tema Kamus



kecilkan semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Kata/Frasa (per frasa)
Full Life: Pkh 11:1 - LEMPARKANLAH ROTIMU KE AIR.
Nas : Pengkh 11:1
Salah satu arti dari kata Ibrani untuk "roti" adalah "butir-butir
gandum" yang dapat dipakai untuk membuat roti. Gambaran yang di...
Nas : Pengkh 11:1
Salah satu arti dari kata Ibrani untuk "roti" adalah "butir-butir gandum" yang dapat dipakai untuk membuat roti. Gambaran yang dimaksudkan mungkin adalah orang Mesir yang menaburkan butir-butir gandum atas air yang menggenangi ladang-ladang mereka ketika sungai Nil banjir setiap tahun. Kelihatannya butir-butir itu tenggelam dan dilupakan, tetapi pada saatnya akan ada panen. Kita dapat menerapkan ini pada kesediaan kita untuk bersikap murah hati dan menolong orang lain (ayat Pengkh 11:2); kita harus memberi dengan dermawan karena pada suatu hari mungkin kita sendiri sangat memerlukan pertolongan (bd. 2Kor 8:10-15).

Full Life: Pkh 11:4 - SIAPA SENANTIASA MEMPERHATIKAN ANGIN TIDAK AKAN MENABUR.
Nas : Pengkh 11:4
Kita berada dalam dunia di mana selalu menantikan keadaan yang baik
tidak akan menghasilkan apa-apa (bd. Mat 24:7-14); keadaan ti...
Nas : Pengkh 11:4
Kita berada dalam dunia di mana selalu menantikan keadaan yang baik tidak akan menghasilkan apa-apa (bd. Mat 24:7-14); keadaan tidak pernah akan ideal sepanjang zaman ini. Kita harus bertekun di dalam doa dan membaca Alkitab setiap hari. Kita harus hidup menurut standar-standar Allah yang benar, walaupun semua orang di sekitar kita mengejar kesenangan-kesenangan yang berdosa.
Jerusalem: Pkh 11:1 - Lemparkanlah rotimu... Maksud ayat (peribahasa?) ini kurang jelas. Ada yang mengartikannya sehubungan dengan penangkapan ikan: melemparkan umpan ke dalam air, yang kembali b...
Maksud ayat (peribahasa?) ini kurang jelas. Ada yang mengartikannya sehubungan dengan penangkapan ikan: melemparkan umpan ke dalam air, yang kembali berupa ikan yang ditangkap. Lain ahli menghubungkan dengan pelayanan: modal yang ditanam dalam perusahaan semacam itu kembali berupa untung. Nasehat untuk mengambil risiko itu menyatakan bahwa Pengkhotbah tidak bermaksud mematahkan semangat murid-muridnya. Tetapi ia mau memberi peringatan jangan-jangan murid-murid mengharapkan terlalu banyak; nanti akan kecewa saja.

Jerusalem: Pkh 11:5 - tulang-tulang dalam rahim Yang dimaksud ialah anak dalam kandungan. Pembentukan anak memang sebuah rahasia bagi orang pada zaman itu, bdk Maz 139:14-16
Yang dimaksud ialah anak dalam kandungan. Pembentukan anak memang sebuah rahasia bagi orang pada zaman itu, bdk Maz 139:14-16
Ende: Pkh 11:1-2 - -- Nasihat untuk menggunakan modalnja alam perusahaan laut, pedagangan, bukanlah
dalam perusahaan darat, oleh sebab disana terlalu berbahaja dan kurang p...
Nasihat untuk menggunakan modalnja alam perusahaan laut, pedagangan, bukanlah dalam perusahaan darat, oleh sebab disana terlalu berbahaja dan kurang pasti.

Semuanja terdjadi, seperti terdjadi dan harus terdjadi!

Orang tak boleh terlalu ber-hati2, melainkan harus berani menanggung risiko.

Ende: Pkh 11:5 - djalan angin dan tulang2 dst jakni rahasia perdjalanan angin dan
kedjadian anak dalam kandung ibunja.
jakni rahasia perdjalanan angin dan kedjadian anak dalam kandung ibunja.
Ref. Silang FULL: Pkh 11:1 - Lemparkanlah // mendapatnya kembali · Lemparkanlah: Pengkh 11:6; Yes 32:20; Hos 10:12
· mendapatnya kembali: Ul 24:19; Ul 24:19
· Lemparkanlah: Pengkh 11:6; Yes 32:20; Hos 10:12

Ref. Silang FULL: Pkh 11:5 - jalan angin // dalam rahim · jalan angin: Yoh 3:8-10
· dalam rahim: Mazm 139:14-16
· jalan angin: Yoh 3:8-10
· dalam rahim: Mazm 139:14-16

buka semuaTafsiran/Catatan -- Catatan Rentang Ayat
Matthew Henry -> Pkh 11:1-6
Matthew Henry: Pkh 11:1-6 - Kewajiban-kewajiban untuk Bermurah Hati; Jawaban-jawaban terhadap Berbagai Keberatan untuk Bermurah Hati
Dalam pasal ini kita mendapati,
...
SH: Pkh 11:1-8 - Falsafah hidup orang beriman. (Sabtu, 19 Juni 1998) Falsafah hidup orang beriman.
Falsafah hidup orang beriman. Orang beriman menyadari bahwa hidup ini ad...

SH: Pkh 11:1-8 - Iman sejati adalah percaya kepada rencana Tuhan (Senin, 11 Oktober 2004) Iman sejati adalah percaya kepada rencana Tuhan
Iman sejati adalah percaya kepada rencana Tuhan.
Jim ...

SH: Pkh 11:1-8 - Berani Memberi (Kamis, 8 Desember 2016) Berani Memberi
Dalam hidup yang singkat ini, sangat penting bagi kita tidak membuang-buang kesempatan. Pengkhotba...

SH: Pkh 11:1-8 - Bijak dalam Ketidakpastian Hidup (Selasa, 7 Juli 2020) Bijak dalam Ketidakpastian Hidup
Hidup manusia penuh dengan ketidakpastian. Kita sukar memprediksi kejadian besok...
Topik Teologia: Pkh 11:1 - -- Umat Manusia Pada Umumnya
Manusia Diciptakan sebagai Makhluk Moral
Manusia Mengekspresikan Moral Kasih Sayang
Mere...

Topik Teologia: Pkh 11:2 - -- Kehidupan Kristen: Tanggung Jawab Terhadap Sesama dan Alam
Tanggung Jawab Terhadap Sesama
Tugas Terhadap Orang Lain Pada Umumn...
