AMORI, ORANG
AMORI, ORANG [browning]
Penghuni daerah *seberang Yordan sebelum masuknya umat Israel. Kemungkinan menetap di sana sejak 1900 sM. Mereka menolak pendatang baru, namun sendiri terusir. Dengan menghimpun cerita pada abad ke-7 sM, editor Kitab *Ulangan menganggap pengusiran mereka sebagai ganjaran yang pantas atas penyembahan berhala yang mereka lakukan (Yos. 24:18).
AMORI, ORANG [ensiklopedia]
Penduduk Kanaan (Kej 10:16) sering terdaftar bersama orang Het, Feris dan sebagainya, sebagai lawan orang Israel (Kel 33:2). Mereka terpencar di seluruh daerah berbukit di seberang S Yordan. Abram bersekutu dengan orang Amori dari Hebron, dan dengan bantuan mereka mengalahkan keempat raja yg menyerang dataran Laut Mati, termasuk kota orang Amori, yakni Hazezon-Tamar (Kej 14:5-7). Nama itu dipakai juga sebagai istilah umum untuk seluruh penduduk Kanaan (Kej 48:22; Yos 24:15). Yehezkiel dengan jelas menunjukkan penduduk Palestina yg bercampur baur (sebagian besar disebabkan penyusupan yg terus-menerus oleh para penghuni gurun pasir), dengan melukiskan Yerusalem sebagai keturunan orang Amori dan orang Heti (Yeh 16:3, 45).
Selama akhir pertengahan milenium ketiga sM, inskripsi Sumeria dan Akadia menunjukkan orang Amori (Sum martu, Akad amurru) sebagai orang gurun pasir yg belum mengenal kehidupan beradab, gandum, rumah, kota, pemerintah. Pusat kediaman mereka berada di G Basar, mungkin Jebel Bishri sebelah utara Palmyra. Kr 2000 sM orang-orang ini, yg telah mengadakan penyusupan berabad-abad lamanya, memasuki Babilonia dengan kekerasan. Mereka bertanggung jawab sebagian atas runtuhnya dinasti ke-3 Ur yg kuat, dan mengambil alih pemerintahan beberapa kota (mis Larsa). Satu dinasti 'Amori' terbentuk di Babel dan rajanya yg paling berkuasa, Hammurabi, mengalahkan dua negara 'Amori' lain yg penting, yakni Assur dan Mari (kr 1750 sM). Orang Amori dapat ditelusuri asalnya dengan bukti yg menyangkut ilmu bahasa, terutama mengenai nama-nama. Bukti ini tidak selalu dapat dipercaya atau dapat menentukan, tapi dinasti-dinasti ini jelas berasal dari Timur Tengah Barat. Dalam suatu naskah dari zaman itu, dinasti Hammurabi itu disebut 'dinasti Amori'.
Sejumlah 20.000 naskah yg ditemukan di *Mari terbanyak ditulis dalam bh Akad, dengan banyak hal penting dari Semit Barat. Nama-nama Bapak-bapak leluhur termasuk bentuk 'Amori' yg diketahui umum. Naskah Mari memberi keterangan tentang suku bangsa yg suka mengembara di Siria, yakni Mare-Yamina (atau mungkin Bene-Yamina) yg berhubungan dengan daerah G Basar. Kelompok lain menetap di daerah Libanon dan sibuk dalam perdagangan kuda. Kerajaan ini berlangsung terus masuk ke dalam zaman kesusastraan Amarna dan dinasti Mesir ke-19 ketika upeti tercatat dari negara Amor. Ibukota negara ini rupanya adalah pelabuhan Sumur (Tell Simiriyan modem) di sebelah selatan dari Arvad. Inilah negeri yg disebut dalam Yos 13:4.
Kegelisahan pada umumnya dari kr thn 2100-1800 sM, baik di Mesopotamia dan di Palestina sangat erat hubungannya dengan pergerakan orang Amori. Terhentinya pendudukan beberapa kota Palestina antara permulaan dan pertengahan Abad Perunggu, disebabkan oleh masuknya orang-orang pengembara yg meninggalkan hanya kuburan, bukan bangunan, di belakangnya. Barang pecah belah orang-orang ini jelas ada kaitannya dengan barang pecah belah dari Siria, yg menunjukkan bahwa mereka berhubungan dengan orang-orang 'Amori' (lih K. M Kenyon, Amorites Canaanites, 1966; W. G Dever, HTR 64, 1971, hlm 197-226). Perjalanan Abram dapat dihubungkan dengan bagian terakhir dari zaman ini.
Pada masa penyerbuan orang Israel di Palestina, raja-raja Amori (Sihon dari Hesybon dan Og dari Basan) memerintah di daerah di seberang Yordan (Yos 12:1-6; Hak 1:36). Kemenangan atas kedua raja ini merupakan tahap pertama untuk pemilikan Tanah Perjanjian, dan dipandang sebagai peristiwa paling penting dalam sejarah Israel (Am 2:9; Mzm 135:11; 136:19). Bani Gad, bani Ruben dan setengah suku Manasye menduduki daerah ini (Bil 32:33), dan ini kemudian merupakan salah satu dari 12 wilayah yg menyokong istana Salomo (1 Raj 4:19). Orang-orang Ai disebut orang Amori (Yos 7:7) dan raja-raja dari Yerusalem, Hebron, Yarmut, Lakhis, dan Eglon adalah raja-raja orang Amori yg dikalahkan oleh orang Israel (Yos 10:1-27). Orang-orang Amori di sebelah utara membantu raja Hazor (Yos 11:1-14; *HAZOR). Setelah daerah itu diduduki, orang-orang Amori menjadi budak rodi (1 Raj 9:20). Ingatan buruk mengenai mereka tetap tertinggal, yg memberikan perbandingan bagi penyembahan berhala yg dilakukan oleh Ahab dan Manasye (1 Raj 21:26; 2 Raj 21:11; bnd Kej 15:16).
Penyerbuan oleh suku-suku lain, orang Kassit, Huria, dan Indo-Eropa di Mesopotamia, orang Israel di Palestina, dan orang Aramaean di Siria melemahkan kekuatan orang Amori pada thn 1000 sM. Nama itu hidup terus dalam bh Akadia sebagai mengacu kepada Siria-Palestina hingga diganti oleh Hatti, dan merupakan juga kata untuk 'barat'.
KEPUSTAKAAN. S Moscati, The Semites in Ancient History, 1959; J. R Kupper, Les Nomades en Mesopotamie au temps des Rois de Mari, 1957; resensi oleh A Goetze, JSS 4, 1959, hlm 142-147; I. J Gelb, JCS 15, 1961, hlm 24-47; M Liverani, POTT, hlm 100-133. ARM/WBS


. [