Daftar Isi
BROWNING: DAUD, ANAK

DAUD, ANAK

DAUD, ANAK [browning]

Baik dalam Injil-injil (Mat. 1:17), maupun oleh Paulus (Rm. 1:3), di klaim bahwa dari sisi manusiawi-Nya Yesus adalah keturunan keluarga Raja Daud. Namun, biasanya gelar Anak Daud diberikan oleh orang-orang di luar lingkaran *murid-murid Yesus, misalnya oleh dua orang buta (Mat. 9:27). Bagi sementara orang beriman, '*Anak Daud' harus diberi sifat atau dilengkapi dengan pembenaran bahwa Ia juga '*Anak Allah', sekalipun penegasan itu secara ironis diletakkan di bibir para pengolok (Mat. 27:40, dan 43).

Merupakan standar kepercayaan Yahudi bahwa *Mesias akan diturunkan dari Daud. Hal ini dikutip oleh *Petrus dalam Kis. 2:30-31 dan 2Tim. 2:8 sebagai bukti kemesiasan Yesus. Namun, sebutan Yesus Anak Daud jarang sekali digunakan oleh jemaat, yang tersebar ke wilayah bukan Yahudi, yang bagi mereka masalah tersebut (bahwa Yesus Anak Daud) tidak begitu berarti. Dalam kontroversi yang dicatat dalam Mrk. 12:15-17, Yesus sendiri tampaknya meremehkan gelar tersebut. Mungkin karena gelar tersebut mengandung nada yang tidak diakui-Nya. Namun, pada saat yang sama Ia selalu mengatakan bahwa Mesias lebih besar daripada Raja Daud. Kemungkinan, ini lebih merupakan *perikop yang mencerminkan situasi Markus daripada situasi Yesus menjelang *penyaliban-Nya. para pembaca Injil Markus tidak hanya mengakui kemesiasan Yesus sebagai penggenapan pengharapan Yahudi, tetapi bahwa Ia adalah benar-benar Tuhan. Hal inilah sang mendorong Mrk. 12:36 mengutip Mzm. 110:1 (teks bukti yang populer di kalangan umat Kristen). Daud sendiri, dengan anggapan bahwa pada waktu itu ia telah menulis mazmur, menyebut Mesias 'Tuhan', sehingga Ia mesti lebih besar daripada Anak Daud. Ayat ini secara signifikan mendahului ungkapan *kepala pasukan *bukan Yahudi dalam Mrk. 15:39.




TIP #21: Untuk mempelajari Sejarah/Latar Belakang kitab/pasal Alkitab, gunakan Boks Temuan pada Tampilan Alkitab. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA