: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Delilah | Delima | DELIMA, BATU | Demas | Demetrius | DEMITOLOGISASI | DEMON | Dendam | Dengki | DEPA | Derbe
Daftar Isi
BROWNING: DEMITOLOGISASI

DEMITOLOGISASI

DEMITOLOGISASI [browning]

Istilah yang digunakan oleh Rudolf *Bultmann untuk melukiskan suatu cara, yang dengannya kebenaran dasar Injil menjadi dapat diterima oleh orang-orang modern. Dunia PB asing bagi kita, kita tidak dapat mempercayai campur tangan Allah atau makhluk-makhluk supranatural dalam urusan-urusan kehidupan kita, dan jauh di masa lalu kita sudah membuang kerangka kosmik pemikiran abad pertama dan abad-abad sesudahnya mengenai *surga, *bumi, dan *neraka. Adalah wajar jika para penulis PB terikat untuk menggunakan kerangka budaya yang bermakna pada zamannya. Pertanyaannya adalah: apakah Injil masih dapat dimengerti jika pandangan dunia telah berganti?

Karya Bultmann dalam *kritik historis atas Injil-injil telah menimbulkan pandangannya yang benar-benar skeptis terhadap apa yang diyakini sebagai sesuatu yang autentik, namun sebagai seorang apolog *Kristen ia melihat hal ini sebagai keuntungan positif, *iman tidak harus disandarkan pada fakta yang dapat dibuktikan Iman adalah keputusan untuk memilih kehidupan baru dalam Kristus. Pilihan ini diperhadapkan kepada kita ketika pengkhotbah memberitakan Kristus yang *tersalib. Kehidupan baru ini dilukiskan oleh Bultmann dalam terminologi filsafat eksistensialisme. Kehidupan lama dalam kejatuhan dan keterasingan kini diubah ke dalam autentisitas dan integritas total.

'*Mitos' adalah deskripsi peristiwa-peristiwa yang disebut supranatural dalam bahasa dunia ini, seperti kelahiran melalui seorang *dara dan *kebangkitan. Cerita-cerita ini bukanlah sejarah, melainkan wahana yang dengannya segi-segi makna *salib dapat disingkapkan.

Injil mungkin masih merupakan '*batu sandungan', yang menimbulkan perlawanan orang-orang modern, seperti yang terjadi di Korintus (1Kor. 1:23); namun, menurut Bultmann, Injil yang demitologisasinya, paling tidak, menempatkan 'batu sandungan' tersebut di tempat yang benar.

Para kritikus Bultmann berpendapat bahwa ia kelewat bersemangat untuk menolak hampir seluruh pandangan dunia PB dengan menyingkirkannya ke dalam pemikiran mitologis dan terlalu antusiastik menganut filsafat eksistensialis Martin Heidegger, kolega sezamannya.




TIP #15: Gunakan tautan Nomor Strong untuk mempelajari teks asli Ibrani dan Yunani. [SEMUA]
dibuat dalam 0.07 detik
dipersembahkan oleh YLSA