Daftar Isi
ENSIKLOPEDIA: PELITA, OBOR

PELITA, OBOR

PELITA, OBOR [ensiklopedia]

I. Bentuk dan perkembangan

Pada Zaman Perunggu Tengah ditemukan pertama kali mangkuk-mangkuk terbuka dengan bibir yg tipis yg digunakan sebagai lampu atau pelita (Ibrani, ner, Yunani, lukhnos, lampas). Bentuk sederhana ini digunakan terus pada Zaman Besi, hanya bibirnya lebih menonjol. Perkembangan terakhir dalam bentuk pelita yg berparuh muncul pada zaman Helenistis. Tepi atasnya dibentuk sedemikian rupa sehingga bagian perut mengembang sedang bagian atas menyempit. Produksi besar-besaran yg menjadi ciri khas zaman ini, dipermudah oleh alat putaran untuk mencetak tembikar, yg satu membuat mangkuknya sedang yg lain membuat tutupnya. Ada lubang di tengah-tengah tutup ini untuk menuangkan minyak (Mat 24:4).

Pelita zaman Helenistis memakai paruh yg sangat panjang untuk sumbu. Pelita Romawi biasanya lebih bulat, kadangkala bagian tutupnya dihiasi. Pada abad 4 M beberapa simbol Kristen (mis huruf alfa dan omega, ikan, salib dsb) menjadi motif-motif hiasan, yg dijumpai pada pelita bujur telur pada zaman Bizantium. Pelita lain mempunyai ciri khas Yahudi dengan diberi cap menorah. Beberapa pelita tembikar Israel memiliki kaki, terutama yg besar-besar memiliki tujuh bibir (BASOR, 79, 19, gbr 10; bnd Za 4:2; BA 27, 1). Pelita-pelita perunggu yg dijumpai di Megido mempunyai tiga kaki yg terpisah; tapi pada umumnya rumah-rumah biasa menggunakan pelita yg kakinya terbuat dari kayu (Ibrani, menora, 2 Raj 4:10; Aram, nevrasyta, Dan 5:5, Yunani, lukhnia, Mat 5:15. Bnd ANEP, no. 657, tepi kiri). Lihat BA 27, 1964, hlm 2-31.

Lampu gantung tidak dijumpai sebelum zaman Romawi. Obor-obor digunakan bagi penerangan di luar rumah (Ibrani lappid, Hak 7:16; 15:4). Sering pelita digunakan sebagai perumpamaan, mis 2 Raj 21:17; Mzm 119:105.

II. Penggunaan simbolis dan penggunaan lainnya dalam PB

Bh Yunani lampas diterjemahkan pelita dalam Mat 25. Pelita yg biasa digunakan dalam rumah, dan yg dibutuhkan bagi perjamuan kawin (dan yg masih sering digunakan) adalah obor kain yg digunakan sebagai sumbu dicelupkan dalam minyak. Beda antara gadis yg bijaksana dengan yg bodoh, nampaknya terletak pada kenyataan bahwa yg bodoh itu tidak membawa bekal minyak sama sekali. Mereka dapat pergi dan membelinya jika mereka bertindak tepat waktu. Di tempat lain lampas diterjemahkan obor (Why 4:5; 8:10), suluh (Yoh 18:3) dan lampu (Kis 20:8). Lukhnos (Yunani) diterjemahkan pelita, kecuali dalam Why 18:23 dan 21:23, diterjemahkan lampu. Seringkali digunakan secara simbolis, mis mengenai Yohanes Pembaptis (Yoh 5:35). *KAKI DIAN. ARM/REN/SS/HAO




TIP #34: Tip apa yang ingin Anda lihat di sini? Beritahu kami dengan klik "Laporan Masalah/Saran" di bagian bawah halaman. [SEMUA]
dibuat dalam 0.38 detik
dipersembahkan oleh YLSA