Q
Q [browning]
Tanda untuk sumber bahan Injil yang sama pada Matius dan Lukas dan mencakup sekitar 230 ayat, terutama ucapan-ucapan Yesus, yang tidak terdapat dalam Injil Markus (Q adalah huruf pertama dari kata bahasa Jerman Quelle yang berarti 'sumber'). Diduga bahwa ada suatu kumpulan perkataan dari ajaran Yesus yang dipelihara dalam kehidupan persekutuan Kristen awal. Beberapa penganut modern dari hipotesis Q mengemukakan bahwa mestinya Yesus adalah seorang guru yang *mengajar dengan menggunakan ucapan-ucapan kebenaran (aforisme), serupa ucapan-ucapan Gnostik, serupa ucapan-ucapan hikmat sinis, tetapi ketika diolah ke dalam Injil-injil Matius dan Lukas, ucapan-ucapan itu diberi arah tekanan lain. Kendati demikian, banyak ucapan-ucapan dari Q itu siap tersedia untuk digunakan oleh kedua penginjil itu dan masing-masing mengolahnya ke dalam karangan Injil mereka (dengan cara yang berbeda). Menurut penjelasan klasik, sebagai pemecahan 'masalah sinoptik' oleh ahli Inggris B.H. *Streeter (1924), Q itu sekarang hilang dalam perjalanan sejarah. Tetapi, ada sekelompok kecil ahli PB yang menolak hipotesis Q itu sama sekali. Menurut mereka, ketiga Injil (Matius, Markus, Lukas) paralel, Lukas kadang-kadang mengikuti Matius dan bukan Markus. Itu berarti bahwa mungkin Lukas mengenal Injil Matius dan menggunakannya untuk melengkapi penggunaannya atas Injil Markus. Mereka merasa penjelasan mereka itu lebih baik daripada penjelasan hipotesis dengan Q yang tidak ada.
Penganut hipotesis Q misalnya, mengemukakan bahwa Mat. 3:7-10 dan Luk. 3:7-9, adalah bukan dari Q. Matius dengan Sengaja menambahkan orang-orang *Farisi dan *Saduki di ayat 7 (tidak ada pada naskah Lukas) untuk menciptakan suatu kelompok pendengar yang berseberangan; Lukas tidak begitu polemik, tetapi penentang hipotesis Q menyatakan bahwa Lukas menghilangkan lawan pendengar tersebut, karena ia kurang bermusuhan dengan mereka seperti Matius, dan Lukas lebih suka menggunakan ungkapan 'orang banyak' (ayat 7) sebab dalam teologi Lukas si Pembaptis menyiapkan seluruh bangsa itu untuk kedatangan Yesus. Dengan demikian, menurut mereka Lukas mengenal tulisan Matius dan mengubahnya.


pada popup untuk memperkecil ukuran huruf, ikon
pada popup untuk memperbesar ukuran huruf. [