: A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
Yosabat | Yosafat | Yosawya | Yosbekasa | Yoseba | YOSEFUS, FLAVIUS | Yoses | Yosia | Yosibya | Yosifya | Yosua
Daftar Isi
BROWNING: JOSEPHUS, FLAVIUS
ENSIKLOPEDIA: YOSEFUS, FLAVIUS

YOSEFUS, FLAVIUS

JOSEPHUS, FLAVIUS [browning]

Sejarawan Yahudi yang hidup dari sekitar 37 hingga 100 M. Pada waktu pemberontakan melawan *Roma ia adalah komandan pasukan di *Galilea, namun kemudian ia dipenjarakan. Ia menjadi penerjemah *Vespasianus pada waktu penyerbuan Yerusalem pada 70 M. Setelah itu, ia tinggal di Roma, dihormati oleh Kaisar Vespasianus dan *Titus. Josephus, penulis sejarah perang Yahudi, mempersalahkan pemberontakan kaum minoritas fanatik. Ia mencoba menjelaskan iman Yahudi kepada orang-orang *bukan Yahudi dalam bukunya Masa Purba Umat Yahudi (Antiquities of the Jewish People), namun suatu petunjuk mengenai Yesus di dalamnya telah cepat diperluas dan dijadikan lebih menyenangkan oleh seorang penulis Kristen. Empat tulisan Josephus yang masih ada sangat penting bagi pengetahuan kita mengenai kehidupan dan sejarah umat Yahudi selama dua abad sM sampai abad pertama M.

YOSEFUS, FLAVIUS [ensiklopedia]

Ahli sejarah Yahudi, lahir thn 37/38 M, dan meninggal awal abad 2 M. Dia anak imam bernama Matias, dari golongan Yoyarib (1 Taw 24:7), dan menyatakan punya hubungan keluarga dengan orang Hasmonean yg termasuk golongan itu. Sesudah bergabung dalam kurun waktu pendek dengan golongan Esen dan dengan Banus, pertapa di padang gurun, dia bergabung dengan golongan Farisi pada umur 19 thn.

Sewaktu berkunjung ke Roma thn 63 M, dia sangat terkesan melihat kekuasaan kerajaan itu, justru dia menentang keras pemberontakan Yahudi terhadap Roma thn 66 M. Dan walaupun dia ditunjuk menjadi pemimpin di Galilea, dan membuktikan dirinya punya kekuatan dan kecakapan lumayan, toh dia tidak yakin pemberontakan itu akan berhasil. Sesudah pasukan Roma menyerang benteng Yotapata, yg tidak mungkin lagi dia pertahankan, dia bersama 40 orang lain lari ke suatu gua. Waktu gua pelarian ini juga akan diserbu, orang-orang yg mempertahankannya berikrar untuk bunuh diri. Yosefus satu dari dua orang terakhir yg masih hidup. Ia membujuk temannya yg masih hidup itu untuk menyerah kepada tentara Roma. Kemudian ia beroleh belas kasihan Vespasianus, komandan tentara Roma, setelah ia mempraucapkan bahwa Vespasianus akan mengenakan mahkota kekaisaran.

Pra-ucapan ini menjadi kenyataan thn 69 M. Tahun berikutnya Yosefus dikaryakan di markas besar Roma selama pengepungan Yerusalem; ia berperan sebagai penerjemah bagi Titus (anak Vespasianus dan penerusnya menjadi penguasa Palestina), waktu Titus mengajukan syarat-syarat kepada orang-orang yg mempertahankan Yerusalem. Sesudah Yerusalem jatuh, Yosefus ke Roma dan menetap di situ di bawah asuhan kaisar sebagai pensiunan. Ia memakai nama keluarga kaisar, Flavius.

Sepak terjang Yosefus selama perang, membuat bangsanya mencap dia pengkhianat yg tidak terlupakan. Tapi sisa hidupnya dia gunakan sedemikian rupa, sehingga membangkitkan rasa terima kasih pada pihak bangsanya. Pada tahun-tahun akhir sisa hidupnya itu ia tinggal di Roma, sibuk dengan kegiatan sastra. Karyanya menunjukkan bahwa dia adalah patriot sejati selaras dengan kecakapannya, berjuang keras demi bangsanya. Karyanya yg pertama ialah History of the Jewish War, mula-mula ditulis dalam bh Aram untuk pembaca Yahudi di Mesopotamia, kemudian diterbitkan dalam bh Yunani. Berita tentang pecahnya perang itu didahului oleh ringkasan sejarah Yahudi sejak thn 168 sM sampai thn 66 M. Karyanya yg lain Against Apion merupakan pembelaan bagi umatnya terhadap fitnah yg menimbulkan anti-Yahudi, yg dilancarkan oleh Apion, guru di Aleksandria. Dalam kedua karya itu ia tunjukkan juga bahwa orang Yahudi dapat memuji diri karena mereka lebih kuno dari orang Yunani. Dalam pemikiran yg mendasari uraiannya itu, ia menyajikan bagi kita banyak ikhtisar yg sangat berharga dari para penulis kuno, yg alpa dalam tulisan lain mana pun. Karyanya yg paling akbar ialah Jewish Antiquities ('Sejarah Kuno Orang Yahudi'), 20 jilid, yg menceritakan sejarah bangsanya dari zaman paling dini (ceritanya mulai dgn penciptaan dunia ini) sampai zamannya sendiri. Karyanya ini baru lengkap pada thn 93 M. Akhirnya ia menulis Riwayat Hidupnya. Isinya sebagian besar berupa pembelaan atas perbuatannya pada masa perang. Pembelaan itu dilukiskan dengan kata-kata sederhana oleh Yustus Tiberias, penulis Yahudi yg lain. Berita tentang kegiatannya dalam perang seperti yg dia tulis dalam 'Riwayat Hidup'-nya tidak berkaitan dengan karyanya yg terdahulu, 'Sejarah Perang Yahudi'.

Mengenai sejarah orang Yahudi antara pemerintahan Antiokhus Epifanes (175-163 sM) dan perang pada thn 6674 M, khususnya masa permulaan pendudukan tentara Roma pada thn 63 sM, karya Yosefus inilah yg terbaik dan tak ada tandingannya. Ia menggunakan sumber-sumber utama, baik yg sudah terbit maupun belum: karya Nikolas orang Damsyik, karya sejarawan resmi bagi Herodes Agung, menyumbangkan catatan-catatan rinci tentang jalan hidup raja ini; arsip-arsip resmi kerajaan Roma tersedia baginya; is menggali informasi dari raja Agripa muda (*HERODES, 5) mengenai rincian asal mula perang Yahudi. Dan tentu ia sendiri mempunyai pengetahuan langsung tentang beberapa tahapan perang itu. Memang dalam melukiskan kepribadian-kepribadian dan peristiwa-peristiwa, bisa saja 'ada udang di balik batu'. Tapi 'udang' itu demikian jelasnya, sehingga pembaca mudah menjumpai dan menilainya.

Karya-karya Yosefus memberi bahan dasar yg tak ternilai harganya bagi peneliti sejarah antar perjanjian dan sejarah Ps. Dalam karya-karya Yosefus kita jumpai banyak tokoh, baik Yahudi maupun non-Yahudi, yg kita kenal dari PB. Kadang-kadang tulisannya mengulas langsung ay-ay PB. ump mengenai Yudas orang Galilea yg disebut dalam Kis 5:37 dan 'orang Mesir' dalam Kis 21:38. Tapi nampaknya tak seorang pun dari penulis PB yg mengenal karya-karya Yosefus. Yg khusus menarik perhatian ialah singgungannya akan Yohanes Pembaptis (Ant. 18. 116), akan Yakobus adik Tuhan Yesus (Ant. 20. 200), dan akan Tuhan Yesus (Ant. 18. 63 dst); bagian ini, walaupun sudah mengalami sentuhan editor Kristen, pada dasarnya bersifat asli.

KEPUSTAKAAN. Edisi baku karya-karya Yosefus dalam bh Yunani oleh B Niese (1887-1895). Edisi Loeb (1926-1965), dalam bh Yunani dan Inggris, dimulai oleh H. St. J Thackeray, dirampungkan oleh R Marcus dan L. H Feldman, 9 jilid. Terjemahan Inggris paling terkenal adalah terjemahan W Whiston (1736); terjemahan ini telah diperbaiki oleh AR Shiletto (1889-1890) dan (walaupun kurang seksama) oleh D. S Margoliouth (1906). Terjemahan baru dari Jewish War oleh G. A Williamson, yg sangat mudah dibaca, terbit dalam Penguin Classics (1959). Lih H. St. J Thackeray, Josephus, The Man and the Historian, 1929; F. J Foakes Jackson, Josephus and the Jews, 1930; J. M Creed, 'The Slavonic Version of Josephus, 'History of the Jewish War', HTR 25, 1932, hlm 277 dst; R. J. H Shutt, Studies in Josephus, 1961; H. W Montefiore, Josephus and the New Testament, 1962; G. A Williamson, The World ofJosephus, 1964; F. F Bruce, Jesus and Christian Origins outside the NT, 1974, hlm 32-53. FFB/MHS/HAO




TIP #24: Gunakan Studi Kamus untuk mempelajari dan menyelidiki segala aspek dari 20,000+ istilah/kata. [SEMUA]
dibuat dalam 0.08 detik
dipersembahkan oleh YLSA