ZENO, MURID
ZENO, MURID [browning]
Penganut filsuf Zeno (335-263 sM) yang hidup di *Atena dan mengajar di suatu colonnade (bah. Yunani: stoa, yaitu tempat bertiang banyak). Pada zaman PB jumlah mereka besar di antara politisi Roma dan juru pidato yang menekankan sifat internasional umat manusia, bahwa semua orang di dunia adalah bersaudara, tetapi nasib setiap orang di dunia ini ditakdirkan. Cara paling ampuh menghadapi nasib ialah menguasai nafsu dan ambisi masing-masing, sehingga kejadian-kejadian yang tak terhindari hanya mempunyai pengaruh terkecil. Aliran Stoa dari Zeno ini adalah suatu filsafat hidup yang menuntut disiplin terdalam manusia dan mempunyai titik-titik persamaan dengan sajak kebijaksaan Yahudi (mis. Keb. 7:22-26) dan pengajaran Kristen. Misalnya, aliran Stoa ini berpendapat bahwa jasat manusia itu dijiwai oleh *logos ilahi, atau kalam (bnd. Yoh. 1:1-3) dan ada persamaan antara aturan-aturan rumah tangga surat-surat PB dengan ajaran moral dari aliran Stoa tersebut. Perbedaannya terletak dalam ideal orang Kristen yang mengandung kehangatan dan kasih yang oleh penganut Stoa patut ditolak. Mati syahid Kristen yang dijalani dalam kesetiaan dan kasih bagi Yesus itu sama sekali berbeda dari ketabahan sejati untuk menahan derita dalam aliran Stoa. Menurut Kis. 17:22-31, Paulus bertemu dengan guru-guru Stoa di Atena dan menggunakan filsafat Stoa populer dalam khotbahnya.

