Bukti Kosong
Topik : -Nats : Ia telah dikuburkan, dan bahwa Ia telah dibangkitkan, pada hari yang ketiga, sesuai dengan Kitab Suci (1Korintus 15:4)
Bacaan : 1Korintus 15:1-8
Beberapa saat setelah terjadi Revolusi Perancis, seseorang mencoba mendirikan suatu agama baru yang ia yakini lebih hebat dari kekristenan. Tetapi ia kecewa karena gagal. Ia menyatakan keputusasaannya kepada seorang pendeta dan menanyakan apa yang dapat ia perbuat.
Pendeta itu mengatakan bahwa tidaklah mudah untuk merintis suatu agama baru, bahkan sangat sukar sehingga ia tidak dapat memberi saran apapun. Tetapi setelah merenungkannya sejenak, ia berkata, "Ada satu hal yang mungkin dapat Anda pertimbangkan. Mengapa Anda tidak disalibkan saja dan bangkit pada hari ketiga?"
Dasar yang kokoh dalam iman Kristen adalah kubur yang kosong. Perjanjian Baru menyatakan bahwa kematian Yesus membayar hukuman atas dosa-dosa kita. Namun, siapa yang dapat memastikan bahwa penyaliban Kristus dapat diterima oleh Allah? Apa yang kita pikirkan mengenai kematian Yesus tidaklah penting; yang penting adalah apa yang Allah pikirkan mengenai hal itu.
Penerimaan Allah atas pengurbanan Kristus dibuktikan dengan kebangkitan. Kebangkitan merupakan tanda terima dari Allah bahwa Dia dipuaskan dengan sempurna. Tanpa kebangkitan, kekristenan tidaklah berarti apa-apa bagi dunia. Tetapi fakta bahwa Kristus mati dan bangkit dari kubur "adalah kekuatan Allah untuk menyelamatkan setiap orang yang percaya" (Roma 1:16) [HWR]
When Jesus Christ was crucified,
He paid sin's penalty;
His rising from the grave revealed
His death's sufficiency. --Sper