ANTROPOMORFISME
ANTROPOMORFISME [browning]
Pengenaan pada Allah bentuk-bentuk atau perilaku manusiawi, seperti ketika Musa dan beberapa orang yang lain naik ke *gunung dan memandang Allah, serta makan dan minum (Kel. 24:11), walaupun ada banyak peringatan agar tidak menganggap Allah sebagai manusia (1Sam. 15:29). *Nabi-nabi memberitakan Allah yang hidup dan mereka menyelubungi-Nya dengan emosi manusiawi, seperti kejengkelan, balas dendam, dan murka, demikian juga kegembiraan dan belas kasihan. Itulah bahasa antropomorfis, yang berakar pada pengalaman manusia, dan diperlukan dalam hubungan dengan Allah, untuk menggunakan bahasa yang penuh arti mengenai Dia.

