SEMIOTIK
SEMIOTIK [browning]
Studi atas susunan tanda-tanda salah satu dari metoda sinkronis dalam analisis. Menurut pengertian ini, kata-kata tidak mempunyai arti pada dirinya sendiri, tetapi hanya dalam konteks kata-kata itu dipakai. Maka dipelajarilah fungsi dari kontras dalam bahasa. Perhatiannya bukan pada bagaimana proses terjadinya suatu naskah. Ilmu ini berkembang dari pengamatan perilaku sosial dan jaringan hubungan dan persetujuan. Suatu isyarat atau kata mendapatkan artinya dari konteks dan tidak oleh sebab arti yang terkandung dalam dirinya.
Dikenakan pada studi Alkitab, semiotik itu adalah usaha untuk mengenali persetujuan yang menyebabkan si pembaca mengerti apa yang disampaikan; mengenali arti apa yang diberikan pembaca pertama pada suatu cerita tertentu yang diceritakan kepadanya. Penulis Injil dan pembacanya mempunyai persetujuan-persetujuan bersama. Ada aturan dan susunan-susunan tertentu dalam suatu percakapan, yang memungkinkan ucapan dan berita kejadian yang disampaikan secara lisan ditangkap dalam tulisan dan dijadikan dimengerti. Dengan demikian, seorang pengarang dapat menggunakan persetujuan bersama untuk memanipulasi pembacanya dan sebaliknya para pembacanya dapat menarik arti yang sama sekali lain dari suatu naskah yang sama, misalnya *perumpamaan-perumpamaan. Cara mempelajari naskah-naskah seperti ini dapat dipandang sama absahnya dengan cara mempelajari menurut metode historis kritis. Sekelompok orang dapat mempelajari bagaimana suatu perumpamaan terjadi dan diceritakan, dan apa tujuan dan hasilnya pada waktu diceritakan dulu maupun sekarang.

