2 Petrus 1:13
Konteks1:13 Aku menganggap sebagai kewajibanku untuk tetap mengingatkan b kamu akan semuanya itu selama aku belum menanggalkan kemah tubuhku ini. c
2 Petrus 1:15
Konteks1:15 Tetapi aku akan berusaha, supaya juga sesudah kepergianku f itu kamu selalu mengingat semuanya itu.
2 Petrus 3:1
KonteksRoma 15:14-15
KonteksFilipi 3:1
Konteks3:1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan.
Filipi 3:1
Konteks3:1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan.
Titus 1:6
Konteks1:6 yakni orang-orang yang tak bercacat, r yang mempunyai hanya satu isteri 1 , yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib.
Titus 1:2
Konteks1:2 dan berdasarkan pengharapan akan hidup yang kekal e yang sebelum permulaan zaman f sudah dijanjikan oleh Allah yang tidak berdusta 2 , g
Titus 1:6
Konteks1:6 yakni orang-orang yang tak bercacat, r yang mempunyai hanya satu isteri 3 , yang anak-anaknya hidup beriman dan tidak dapat dituduh karena hidup tidak senonoh atau hidup tidak tertib.
Ibrani 10:32
Konteks10:32 Ingatlah akan masa yang lalu. Sesudah kamu menerima terang, v kamu banyak menderita w oleh karena kamu bertahan dalam perjuangan yang berat,
Yudas 1:3
KonteksYudas 1:17
Konteks

[1:6] 1 Full Life : ORANG-ORANG YANG TAK BERCACAT, YANG MEMPUNYAI HANYA SATU ISTERI.
Nas : Tit 1:6
Lihat art. SYARAT-SYARAT MORAL BAGI PENILIK JEMAAT.
[1:2] 1 Full Life : ALLAH YANG TIDAK BERDUSTA.
Nas : Tit 1:2
Lihat cat. --> Ibr 6:18.
[atau ref. Ibr 6:18]
[1:6] 1 Full Life : ORANG-ORANG YANG TAK BERCACAT, YANG MEMPUNYAI HANYA SATU ISTERI.
Nas : Tit 1:6
Lihat art. SYARAT-SYARAT MORAL BAGI PENILIK JEMAAT.
[1:3] 1 Full Life : IMAN YANG TELAH DISAMPAIKAN KEPADA ORANG-ORANG KUDUS.
Nas : Yud 1:3
Mereka yang setia kepada Kristus diberikan tugas yang sangat serius untuk "mempertahankan iman" yang disampaikan Allah kepada para rasul dan orang kudus (Fili 1:27; bd. 1Tim 1:18-19; 6:12).
- 1) "Iman itu" terdiri atas Injil yang diberitakan Kristus dan para
rasul. Iman itu merupakan kebenaran yang sudah kokoh dan tidak bisa
berubah, diberikan oleh Roh Kudus dan diungkapkan dalam PB. Akan tetapi,
"iman itu" bukan sekadar kebenaran objektif saja. Iman juga adalah cara
hidup yang harus dijalankan dalam kasih dan kemurnian (Kol 1:9-11;
1Tim 1:5). Itulah suatu kerajaan yang datang dengan kuasa untuk
membaptiskan semua orang percaya di dalam Roh Kudus
(lihat art. KERAJAAN ALLAH; dan
lihat art. BAPTISAN DALAM ROH KUDUS),
supaya mereka dapat memberitakan Injil kepada semua bangsa (Mr 16:15-17;lihat cat. --> 1Tes 1:5)
[atau ref. 1Tes 1:5]
dengan tanda-tanda dan mukjizat serta karunia Roh (lih. Kis 2:22; Kis 14:3; Rom 15:19;lihat cat. --> Ibr 2:4;
[atau ref. Ibr 2:4]
lihat art. TANDA-TANDA ORANG PERCAYA).
- 2) Kata "berjuang" (Yun. _epagonizomai_) menggambarkan pertempuran yang harus diikuti oleh seorang percaya yang setia dalam rangka mempertahankan iman. Kata ini secara harfiah artinya "bergumul", "menderita", "di bawah tekanan besar", atau "berjuang dalam pertempuran". Kita harus mengerahkan segala tenaga kita untuk mempertahankan Firman Allah dan iman PB, sekalipun itu menuntut pengorbanan besar. Kita harus menyangkal diri dan, apabila perlu, bersiap mati syahid demi Injil (bd. 2Tim 4:7).
- 3) Memperjuangkan iman berarti
- (a) berhadapan langsung dengan mereka di dalam gereja yang menyangkal kekuasaan Alkitab atau memutarbalikkan iman yang sejati sebagaimana disampaikan oleh Kristus dan para rasul, dan
- (b) memberitakannya sebagai kebenaran yang menebus semua orang
(lihat cat. --> Yoh 5:47;
[atau ref. Yoh 5:47]
lihat art. PENGILHAMAN DAN KEKUASAAN ALKITAB).
Mereka yang setia kepada Kristus dan iman PB sepenuhnya sama sekali tidak boleh membiarkan beritanya dilemahkan dengan mengurangi kekuasaannya, memutarbalikkan kebenarannya atau menjadikan kuasa dan janjinya itu tidak penting.